Manfaat Posisi Sujud Bagi Wanita

Manfaat Posisi Sujud Bagi Wanita

manfaat posisi sujud

Salah satu kewajiban umat muslim yang harus dilakukan adalah Shalat. Shalat adalah tiangnya agama. Tanpa Shalat, iman kita belum sempurna. Diriwayatkan bahwa Nabi bersabda: “Shalat adalah tiang agama, barangsiapa yang menegakkannya, maka ia telah menegakkan agamanya dan baramg siapa yang merobohkannya, berarti ia telah merobohkan agamanya.” Kewajiban muslim Shalat wajib dilakukan 5 kali sehari, dari subuh hingga isya atau sebelum matahari terbit hingga matahari terbenam. Selain Shalat wajib, sebagai muslim dianjurkan untuk menjalankan Shalat Sunnah.

Gerakan-gerakan Shalat dari berdiri hingga duduk diantara dua sujud memiliki manfaat masing-masing. Menurut ahli kesehatan, gerakan Shalat memiliki manfaat kesehatan. Sehingga yang dilakukan muslim jika melakukan Shalat selama 5 kali sehari atau bahkan lebih (disertai Shalat Sunnah) dianggap mengusir segala penyakit.

Salah satu gerakan Shalat yaitu sujud. Posisi dengan menunggingkan dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki, dan dahi pada lantai. Memiliki manfaat aliran getah bening dipompa ke bagian leher dan ketiak. Posisi jantung di atas otak menyebabkan darah kaya oksigen bisa mengalir maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Karena itu, lakukan sujud dengan tuma’ninah, jangan tergesa-gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. Postur ini juga menghindarkan gangguan wasir.

Khusus bagi wanita, baik rukuk maupun sujud memiliki manfaat yang luar biasa. Menurut ummi.online.com manfaat posisi sujud diantaranya:

  1. Menambah kecerdasan

Pada saat sujud, Posisi jantung berada di atas otak, kondisi ini terjadi bila kita tidak melakukan Shalat secara tergesa-gesa. Karena dibutuhkan waktu untuk mencapai kapasitas maksimal darah dalam otak. Aliran darah kaya oksigen ini berpengaruh pada daya pikir seseorang, pasalnya sel-sel otak yang mendapatkan pasokan darah kaya oksigen secara maksimal akan bekerja lebih baik.

  1. Memudahkan proses persalinan untuk ibu hamil

Bagi wanita hamil, sujud bermanfaat untuk mempertahankan posisi benar janin dalam Rahim. Bahkan, jika posisi janin sungsang atau melintang, gerakan sujud ini dapat membantu mengubah dan mengemnbalikan posisi janin secara benar. Dalam dunia medis, posisi sujud ini sering disebut dengan Knee-Chest Position.

Selain itu, saat pinggul dan pinggang terangkat melampaui kepala dan dada, otot-otot perut berkontraksi penuh. Kondisi ini melatih organ di sekitar perut untuk mengejan lebih dalam dan lama.

Ini menguntungkan wanita karena dalam persalinan dibutuhkan pernapasan yang baik dan kemampuuan mengejan yang mencukupi. Bila, otot perut telah berkembang menjadi lebih besar dan kuat, maka secara alami ia justru lebih elastis . kebiasaan sujud menyebabkan tubuh dapat mengembalikan serta mempertahankan organ-organ perut pada tempatnya kembali (fiksasi).

  1. Memperlancar pencernaan dan mengatasi wasir.

Saat sujud, kedua lutut dibengkokkan. Hal ini bermanfaat mencegah terjadinya kejang pada kedua lutut. Membungkukkan badan ke depan dan meletakkan dahi di atas tanah adalah cara efektif proses pemijatan perut dan alat-alat pencernaan dalam tubuh.

Menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki, dan dahi pada lantai. Posisi seperti ini juga dapat menghindarkan seseorang dari gangguan wasir.

  1. Memperindah dada dan memperbaiki fungsi kelenjar susu

Sujud adalah latihan kekuatan otot tertentu, termasuk otot dada. Saat sujud, beban tubuh bagian atas ditumpukan pada lengan hingga telapak tangan. Saat inilah kontraksi terjadi pada otot dada, hal ini dapat memperbaiki fungsi kelenjar air susu.

Itu tadi beberapa manfaat sujud yang bisa dirasakan bagi wanita. Semoga bermanfaat 🙂

Baca juga : Meskipun Lumpuh, Kisah Guru Ngaji ini Menyentuh Hati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *