Mengenakan Hijab Merupakan Syari’at Islam Bagi Muslimah

Wahai Muslimah, Pakailah Hijabmu

Perintah berhijab diturunkan pada zaman Rasulullah Saw. Sejaran menyebutkan bahwa perintah berhijab dan mengenakan hijab turun saat Rasulullah sering mengadakan jamuan makan bersama dengan tamu-tamunya. Karena tamu diundang ke rumah Rasulullah maka saat makan dan mengobrol mereka bebas keluar masuk rumah Rasulullah Saw. Hal ini berpotensi menimbulkan fitnah dimana istri-istri Rasul saat itu belum mengenakan Hijab.

mengenakan hijab

“Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, ‘Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.(QS Al Ahzab : 59)

Hijab merupakan bagian dari syari’at Islam yang harus dilaksanakan oleh seorang muslimah. Mengenakan hijab sama pentingnya seperti ibadah shalat, zakat, dan puasa. Ibnu Hazm rahimahullah mengatakan, “hijab menurut bahasa Arab yang disebutkan oleh Rasulullah Saw. adalah pakaian yang menutupi seluruh badan, bukan hanya sebagiannya.” Sedangkan Ibnu Katsir mengatakan,“ Hijab adalah semacam selendang yang dikenakan di atas khimar yang sekarang ini sama fungsinya seperti izar (kain penutup).” (Syaikh Al Bani dalam Jilbab Muslimah).

Hijab merupakan salah satu bentuk pemuliaan terhadap wanita yang telah disyariatkan dalam Islam. Dalam mengenakan hijab syar’i haruslah menutupi seluruh tubuh dan menutupi seluruh perhiasan yang dikenakan dari pandangan laki-laki yang bukan mahram. Mengenakan hijab syar’i merupakan amalan yang dilakukan oleh wanita-wanita mukminah dari kalangan sahabiah dan generasi setelahnya.

Merupakan keharusan bagi wanita-wanita sekarang yang menisbatkan diri pada islam untuk meneladani jejak wanita-wanita muslimah pendahulu meraka dalam berbagai aspek kehidupan, salah satunya adalah dalam masalah berhijab. Hijab merupakan cermin kesucian diri, kemuliaan yang berhiaskan malu dan kecemburuan (ghirah).

Wanita shalihah sebagai perhiasan dunia harus dijaga dengan sangat baik, jangan sampai diumbar atau diobral murah. Islam sebagai agama yang sempurna telah memberikan arahan dalam menjaga perhiasan dunia. Aurat wanita adalah seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Aurat wanita tidak boleh dilihat oleh orang yang bukan mahram.

Bagi seorang muslimah, hijab dapat bermanfaat sebagai identitas bahwa dia adalah seorang muslimah. Identitas ini tentu sangat berguna manakala terjadi sesuatu dengannya. Tentu seseorang akan memperlakukan dengan lebih hormat orang yang berkerudung dengan yang tidak berkerudung.

Baca juga : Larangan Berperilaku Sombong

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *