Wanita Hebat dan Tangguh Disisi Rasulullah Saw.

Wanita Hebat dan Tangguh Disisi Rasulullah Saw.

Begitu mulianya wanita dalam Islam, sehingga di dalam Al-Quran ada surah An-Nisa (wanita). Selain itu ada beberapa surah terkait wanita, seperti surah Maryam. Padahal Maryam bukan Nabi atau Rasul pada masa itu. Selain itu Umar bin Khattab memerintahkan kepada wanita agar mempelajari surah An-Nur (cahaya), karena didalamnya terdapat pelajaran bagi wanita agat tetap bercahaya.

wanita hebat dan tangguh

Dihadapan Allah kedudukan pria dengan wanita sama, yang membedakan hanyalah ketakwaan.

Allah Swt. berfirman, “Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman), ‘Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang yang beramal diantara kamu, baik laki-laki maupun perempuan, (karena) sebagian kamu adalah (keturunan) dari sebagian yang lain. Maka orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang terbunuh, pasti akan Aku hapus kesalahan mereka dan pasti Aku masukkan mereka ke dalam surga-surga yang mengalir di bawah-nya sungai-sungai, sebagai pahala dari Allah. Dan di sisi Allah ada pahala yang baik.” (QS Ali Imran : 195)

Barangsiapa mengerjakan kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka pasti akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan akan Kami beri balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS An Nahl : 97)

Wanita memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki oleh kaum pria. Keistiewaan itu merupakan fitrah yang diberikan Allah Swt. yaitu; haid, hamil, melahirkan dan menyusui. Maka berbahagialah wahai wanita karena Allah telah menciptakan kita ke bumi ini dengan keistimewaannya.

Rasulullah Saw. pada masa hidupnya dikelilingi oleh wanita-wanita hebat dan tangguh. Bahkan saat ajal menjemput beliau bersama wanita hebat dan tangguh tersebut. Karena sesungguhnya kesuksesan dakwah yang dilakukan Rasulullah Saw., ada peran serta wanita didalamnya.

Siapa saja wanita hebat dan tangguh yang dekat dengan Rasulullah Saw.? Ada beberapa wanita yang setia bersama Rasulullah dijalan dakwah, diantaranya :

  1. Aminah Binti Wahab Ibunda Rasulullah

Dialah Aminah binti Wahab. Ibunda Rasulullah Muhammad Saw. yang diutus Allah sebagai rahmat seluruh alam. Cukuplah baginya kemuliaan dan kebanggaan yang tidak dapat dipungkiri, bahwa Allah Swt. memilihnya sebagai ibu seorang Rasul mulia dan Nabi yang terakhir.

Seorang wanita berhati mulia yang merupakan pemimpin para ibu. Seorang ibu yang telah menganugerahkan anak tunggal yang mulia pembawa risalah yang lurus dan kekal. Rasul yang bijak serta pembawa hidayah.

  1. Khadijah binti Khuwailid Isteri Pertama Rasulullah

Ia adalah seorang janda dan saudagar yang kaya raya. Ia mempercayakan usahanya kepada Rasulullah Saw. Merupakan Isteri pertama Rasulullah Saw. Wanita pertama yang menemani Rasulullah ketika belum ada orang yang beriman. Seseorang yang rela mengeluarkan seluruh hartanya demi menegakkan kalimat tauhid. Yang setia menemani Rasulullah saat masa-masa sulit permulaan dakwah. Menjadi teman setia dikala kelusitan menghampiri Rasulullah. Ia juga menyelimuti Rasulullah ketika Rasulullah gemetar dan mengigil saat menerima wahyu pertama yang turun lewat malaikat Jibril. Beliau adalah Khadijah binti Khuwailid.

Khadijah binti Khuwailid, umahatul mukminin. Ibunda orang-orang yang beriman. Seorang wanita yang memiliki tempat istimewa di hati Rasulullah. Sampai-sampai Aisyah ra. cemburu padanya :

Aku tidak cemburu terhadap seorang dari istri-istrinya seperti aku cemburu kepada Khadijah, meski aku tidak mengenalnya. Tatapi Nabi sering mengingatinya dan kadang-kadang ia menyembelih kambing, memotong-motongnya dan membagi-bagikannya kepada teman-teman Khadijah.” (HR Bukhari)

Dalam hadits Rasullullah Saw. bersabda :

Allah tidak pernah memberiku pengganti yang lebih baik daripada Khadijah, ia yang beriman kepadaku ketika semua ingkar. Ia yang memercayaiku ketika semua orang mendustakanku, ia yang memberiku harta ketika semua orang enggan memberi. Dan darinya Allah memberiku keturunan, sesuatu yang tidak Dia anugerahkan dari istri-istriku yang lain.” (HR Ahmad)

  1. Fatimah Az-Zahra binti Muhammad Saw.

Seorang putri yang lahir dari rahim wanita terbaik yaitu Khadijah ra. Seorang anak dari Rasul Allah yaitu Muhammad Saw. Sosok wanita yang sangat zuhud dengan kenikmatan duniawi. Sosoknya seperti dalam firman Allah yang berbunyi,

….Katakanlah, ‘Kesenangan di dunia ini hanya sedikit dan akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa…” (QS An Nisa : 77)

Dia juga yang menghibur Nabi saat kehilangan Khadijah. Ibu dari al-Mujtaba Hasan dan asy-Syahid Husein. Dialah Fatimah Az-Zahra binti Muhammad Saw.

Sejak kecil ia turut merasakan beratnya dakwah Rasulullah. Tangan kecilnya yang mungil rela membersihkan kotoran unta dari punggung Rasulullah sambil menangis. Saat belia Fatimah muda ikut merasakan kesulitan yang dialami kaum muslimin saat pemboikotan kaum kafir. Ia juga merasakan kekurangan makanan sehingga membuatnya sakit. Ia juga membersihkan darah yang mengucur dari kepala Rasulullah saat terjadinya Perang Uhud.

Ali bin Abi Thalib ra., pemula yang disebut Rasulullah “Engkau bagian dariku, dan aku bagian darimu” yang menikahi Fatimah. Ali menikahi Fatimah dengan mas kawin hanya sebuah rompi perang. Tapi beliau tetap ridho dengan kehidupannya. Terbiasa bekerja sendiri, menggiling tepung sampai tangannya kapalan. Memanggul air sampai berbekas di punggungnya, membersihkan rumah hingga pakaiannya penuh debu dan menyalakan tungku sampai membuat pakaiannya penuh arang.

  1. Aisyah binti Abu Bakar Siddiq ra.

Siapa yang tidak kenal sosoknya? Beliau salah satu istri kesayangan Rasulullah Saw. Satu hal yang menjadi kecintaan Rasulullah Saw. yaitu kecerdasan dan keluasan wawasannya. Kecerdasan yang dimilikinya, akhirnya menjadikan beliau sebagai rujukan berbagai ilmu. Salah satunya sebagai perawi hadits. Dialah Aisyah ra. binti Abi Bakar Siddiq ra.

Aisyah merupakan sosok yang menyenangkan, karena kecerdasannya dan kelincahannya. Ia sering mendampingi Rasulullah saat perang. Ketika Rasulullah Saw. sakit sekembalinya dari haji Wada’ dan merasa bahwa ajalnya sudah dekat, beliau lalu berkeliling kepada istri-istrinya sebagaimana biasa. Pada saat membagi jatah giliran kepada istri-istrinya itu beliau selalu bertanya :

Di mana saya besok?”

“Di mana saya lusa?”

Ini mengisyaratkan bahwa beliau ingin segera sampai pada hari giliran Aisyah. Istri Nabi yang lain pun bisa memahami hal itu dan merelakan Nabi untuk tinggal di tempat istri yang mana yang beliau sukai selama sakit, sehingga mereka semuanya berkata: “Ya Rasulullah, kami rela memberikan jatah giliran, kami kepada ‘Aisyah.”

Baca juga : Peringatan Hari Ibu Dalam Pandangan Islam

Dan akhirnya Rasul meninggal dalam dekapan Aisyah,

Ketika tiba hari-hariku beliau diwafatkan oleh Allah ketika sedang rebah diantara dada dan leherku kemudian beliau dimakamkan di dalam rumahku.” (HR Bukhari)

Itulah beberapa wanita yang pernah mendampingi Rasulullah semasa hidupnya. Mereka adalah wanita hebat dan tangguh.

Banyak hal yang bisa kita teladani dari sosok wanita tersebut, seperti Aminah Ibunda Rasulullah yang telah melahirkan tanpa didampingi seorang suami. Itu merupakan hal yang berat. Tapi beliau bisa melewatinya. Ini bentuk jetegaran seorang Ibu. Atau ketaatan isteri Khadijah pada suaminya. Sosok Wanita yang sangat zuhud serta seorang anak yang berbakti kepada orang tua seperti Fatimah Az Zahra. Menjadi isteri yang cerdas dan menyenangkan seperti Aisyah ra.

Kita tinggal memilih kita akan jadi wanita seperti apa? Mereka merupakan wanita yang bisa menjadi suri tauladan kita.

Sumber : kompasiana.com

One thought on “Wanita Hebat dan Tangguh Disisi Rasulullah Saw.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *