Wanita Tangguh di Zaman Rasulullah

Wanita Tangguh di Zaman Rasulullah

Kisah para sahabat Rasulullah memang selalu menarik untuk dibahsa, karena dalam kisah-kisah tersebut kita dapat mengambil pelajaran yang sangat berharga untuk kehidupan kita. Akhlak-akhlak yang baik dari para sahabat Rasul perlu kita contoh, dengan keteguhan hati mereka senantiasa bersama Rasulullah untuk menyebarkan dan membela agama Islam hingga pada akhirnya Islam masih tetap ada hingga sekarang.

wanita tangguh

Namun ada banyak kisah juga yang mungkin belum kita ketahui tentang sahabat-sahabat Rasulullah tersebut seperti kisah para wanita tangguh di masa Rasulullah yang juga tak kalah heroik dengan sahabat-sahabat Rasulullah yang lainnya, berikut adalah beberapa diantaranya :

  1. Nusaibah binti Ka’ab, Si Perisai Rasulullah

Ummu Imarah adalah panggilan yang ditujukkan untuk Nusaibah binti Ka’ab, ia adalah seorang sahabat Rasulullah dari kalangan wanita yang telah mengukirkan banyak jasa untuk dakwah Islam. Nusaibah binti Ka’ab adalah wanita yang tangguh lagi pemberani, ia adalah lambang keberanian yang abadi. Kisahnya yang paling dikenal adalah ketika umat Islam berperang melawan orang-orang kafir dalam perang Uhud.

Pada saat Rasulullah di tengah berdiri di puncak Uhud dan pada saati itu pula para pasukan musuh tengah mendekat ke arah Rasulullah untuk menyerang beliau. Nusaibah binti Ka’ab yang melihat hal itu lalu mencoba melindungi Rasulullah dengan mengibas-ngibaskan pedangnya untuk menghalau anak panah yang mengarah kepada Rasulullah.

Ia berperang dengan sungguh-sungguh dan penuh keberanian, bahkan demi melindungi Rasulullah ia tidak memperdulikan keselamatan dirinya sendiri. Meskipun pada saat itu ia menderita luka-luka di tubuhnya, namun ia tetap berusaha meindungi Rasulullah Saw.

Nusaibah merupakan wanita yang sabar, ia selalu mementingkan kepentingan orang lain. Contoh dari kesabarannya adalah ketika ia menerima kabar bahwa salah seorang putrinya syahid, ia tidak bersedih tapi justru ia malah bangga karena ia yakin bahwa Allah akan memuliakan anaknya di akhirat kelak.

Selain perang Uhud, Nusaibah bersama suami dan putra-putranya juga ikut dalam peristiwa Hudaibiyah, Perang Khaibar, Perang Hunain dan Perang Yamamah. Dalam berbagai pertempuran itu, Nusaibah tidak hanya membantu mengurus logistik dan merawat orang-orang yang terluka, tapi juga memanggul senjata menyambut serangan musuh. Nusaibah meninggal dunia beberapa tahun setelah perang Yamamah.

Baca juga : Perkembangan Ekonomi Islam Pada Masa Rasulullah, Khulafaurrasyidin dan Abad Pertengahan

  1. Khaulah binti Azur, Pedang Allah dari Kalangan Wanita

Kita tahu bahwa julukan “pedang Allah” adalah julukan untuk Khalid bin Walid, namun Khaulah binti Azur juga memiliki julukan yang sama yakni “pedang Allah” dari kalangan wanita. Ia adalah salah satu sosok wanita tangguh dan pemberani, jiwa dan raganya ia korbankan untuk membela Islam. Pada saat kaum muslimin berhadapan dengan pasukan Romawi, ia pada mulanya hanyalah sebagai petugas medis dan pemasok logistik bagi mujahi-mujahidin lainnya.

Namun semangat jihadnya tiba-tiba muncul setelah ia mendengar bahwa kakaknya yang bernama Dhirara bin Azur telah ditawan oleh pasukan Romawi. Dengan penuh semangat, ia kemudian mengambil senjata dan menunggangi kuda untuk ikut berperang melawan pasukan Romawi.

Keberanian Khaulah juga diuji ketika ia dan kawan-kawan muslimahnya menjadi tawanan pada saat perang Sahura, mereka ditangkap oleh para tentara Romawi dan dijadikan sebagai tawanan. Kemudian ia memotivasi para kawannya agar mereka bisa membebaskan diri dari kurungan tentara Romawi dia berkata kepada teman-temannya, “Kalian yang berjuang di jalan Allah, apakah kalian mau menjadi tukang pijit orang-orang Romawi? Mau menjadi budak orang-orang kafir? Dimana harga diri kalian sebagau pejuang yang ingin mendapatkan surga Allah? Dimana kehormatan kalian sebagai Muslimah? Lebih baik kita mati daripada menjadi budah orang-orang Romawi!”

Berkat dorongan motivasi dari Khaulah, akhirnya para tawanan terebut mampu melawan dan bahkan dikisahkan mereka dapat terbebas dari tawan tentara Romawi.

Itulah kisah wanita-wanita tangguh di zaman Rasulullah yang mungkin bisa menjadi inspirasi untuk kita semua. Semoga bermanfaat.

Sumber : makintau.com

One thought on “Wanita Tangguh di Zaman Rasulullah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *